Posted by : zulkhan Selasa, 16 April 2013


       

    Bentuk bangunan sekolah itu kuno,so pasti peninggalan penjajah Belanda.Terletak sekitar tiga kilometer sebelah selatan kota Cilacap.Pintu maupun jendelanya tinggi besar,jauh di ukuran tinggi manusia.Semua terbuat dari kayu jati
    Gedung sekolah itu punya salah satu ruang yang menjadi favorit para siswa,yakni ruang musik.Bagi yang memiliki bakat musik,ruang itu seolah menjadi surga mereka.Segala keinginannya bisa di penuhi.Peralatan yang di sediakan pihak sekolah sungguh komplit.Di sudut ruang teronggok  piano kuno buatan Eropa yang masih berfungsi namun kurang sempurna.Ada senar chord-nya yang rusak sehinga suaranya sember.
    Agar ruangan terjaga rapi,perawatan terhadap ruang itu digilir pada para siswa.Yopi (bukan nama sebenarnya) kali itu sedang mendapat tugas  untuk menjaga dan merawatnya.Karenanya,dialah yang membawa pintu ruang kali itu.
    Jelang petang setelah selesai merapikan ruang musik itu,Yopi segera menguncinya.Tapi setelah beberapa langkah meninggalkan ruang itu,sayup-sayup Yopi mendengar alunan piano yang sangat merdu dari ruang musik itu. Lagunya 'Fur Elise Beethoven'.
    Karena penasaran Yopi segera balik badan untuk mengontrol ruang itu.Ingin menyakinkan siapa yang memetik lagu indah itu.Pintu ruang itu dibukanya pelan-pelan.Yopi mengintip ke ruang piano....
    Gandrik! Yopi terbengong-bengong melihat bule cantik sedang bermain piano.Sadar sedang di intip,bule itu menghentikan permainannya,lalu memandang tajam ke arah Yopi.Matanya memancarkan sinar putih menakutkan.Tanpa pikir panjang Yopi segera menghampiri teman-temannya di tempat parkir.

Sumber:Koran Merapi  

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Translate

Popular Post

Blogger templates

- Copyright © The Best -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Firefly Pointer 2