Posted by : zulkhan Jumat, 12 April 2013


 

      Hidup berdampingan secara damai dengan makluk halus jenis jin ternyata ngeri-ngeri senang.Wakid(bukan nama sebenarnya) merasakan hal ini.
    Dua puluh tahun dia menikah dengan Sri Utun(nama samaran) dan memempati sebuah rumah peninggalan kakeknya.Pertama kali menghuni rumah itu,Wakid ketakutan setengah hidup.Dia pernah melihat penampakan makluk njenggureng,badannya hitam berbulu lebat,duduk ongkang-ongkang di palang kayu kuda-kuda rumah tersebut.''Nggak usah takut,dia jin peliharaan si Mbah sejak dulu,''kata Sri Utun.''Maksudmu ?'' tanya Wakid heran,istrinya ternyata sudah tahu dan melihatnya.Sri Utun lalu menjelaskan perihal jin hitam itu.''Saya heran,kenapa Embah sudah meninggal tapi dia masih suka tinggal di sini.''
    Suatu malam Wakid bersama Sri Utun jagong manten di seputar kawasan Madukismo.Mobil yang di kendarainya meluncur di Ring-Road selatan Yogyakarta.karena ngantuk,kemudi mobil lalu di serahkan istrinya.Tapi istrinya memolak karena dirinya juga mengantuk.
    Sambil terus pegang kemudi,leleki separuh baya ini masih sadar.Tapi ketika sampai di depan kantor Kecamatan Gamping matanya mulai terasa berat.Ketika mobil membelok ke kanan dan ke kiri,Wakid sudah lar ler,merem melek.Akrirnya...,les tertidur.
    Tidak tahu sudah berapa lama Wakid dan istrinya terlelap.Gragap,tiba-tiba mobilnya berhenti sendiri di depan palang pintu kereta api.Tak lama kemudian terdengar rangkian kereta berjalan melintasi rel di depannya.Pak Wakid terheran-heran mobilnya bisa otomatis berhenti.Tapi,lhadalaah,ketika dia menoleh ke belakang,dia melihat jin di rumahnya sedang duduk santai di bagasi belakang.

Sumber:koran merapi

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Translate

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Popular Post

Blogger templates

- Copyright © The Best -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Firefly Pointer 2